Warna Dalam Desain Dan Percetakan Digital

AgungHN – Antara warna dalam desain dengan hasil cetak terkadang belum tentu sama. Sering kali kenyataannya untuk hasil cetak terdapat “penurunan” warna. Namun disini kita tidak akan membahas mengenai cara mengatasi “penurunan” warna tersebut.

Disini kita akan membahas mengenai fungsi warna dalam bidang desain dan kehidupan. Simak lengkapnya berikut ini.

1. Psikologis

Warna ternyata mempunyai fungsi yang cukup dalam di dalam kehidupan kita. Pemilihan warna bisa jadi menggambarkan kepribadian seseorang. Misalnya, orang dengan kepribadian extovert biasanya lebih senang menggunakan warna-warna cerah dan panas.

Sementara sebaliknya, orang dengan kepribadian introvert lebih sering menggunakan warna-warna yang dingin dan gelap. Selain itu warna juga bisa mempengaruhi suasana di suatu tempat, misalnya untuk membuat tempat yang terkesan menyeramkan, kita harus banyak menggunakan warna-warna yang gelap.

Sementara untuk menciptakan suasana yang ceria dan semangat belajar yang tinggi, sekolah taman kanak-kanak biasanya mewarnai dinding mereka dengan beragam warna-warna cerah. Dari sini kita dapat melihat, warna memiliki peran dalam mempengaruhi kondisi psikologis seseorang.

2. Identitas

Color Chart
Color Chart

Warna merupakan sebuah lambang atau penanda yang membuat orang menjadi lebih mudah untuk mengingat suatu hal. Dengan warna, kita dapat dengan mudah mengenali suatu kelompok, masyarakat, atau organisasi, bahkan sebuah negara baik melalui logo, bendera, seragam, dan sebagainya.

Dalam dunia branding, warna merupakan penentu makna yang sangat penting yang mempengaruhi persepsi seseorang. Dengan warna pula, merk dari sebuah produk dapat dengan mudah dikenali dan di ingat oleh masyarakat luas. Misalnya, logo berbentuk huruf M dan berwarna kuning dikenali sebagai McDonald. Logo berbentuk burung berwarna biru merupakan logo twitter, dan sebagainya.

3. Estetika

Warna melakukan perannya sebagai warna ketika ia diletakkan dalam sebuah desain, yaitu menetukan keindahan sebuah karya. Warna yang tepat akan membuat suatu karya desain akan semakin maksimal.

Selain itu, warna juga membantu kita untuk membedakan objek yang satu dengan objek yang lain. Jadi warna membantu membuat kita mengenali objek dari sebuah karya.

Artikel lainnya: Antara Digital Printing VS Cetak Offset

4. Isyarat Atau Alat Komunikasi

Warna membantu untuk menyampaikan makna atas pesan tertentu. Misalnya, merah melambangkan keberanian, putih kesucian, dan sebagainya. Dalam beberapa kondisi, misalnya seperti pada saat parang, bendera berwarna putih menandakan pihak lawan menyerah.

Warna juga melambangkan pola atau tradisi tertentu. Contohnya pada lampu lalu lintas, merah artinya berhenti, kuning berarti hati-hati, dan hijau artinya berjalan. Tanda silang merah yang berarti palang merah.

Mobil pemadam kebakaran selalu berwarna merah, dan masih banyak contoh di mana warna menentukan makna dari benda yang melekat kepadanya.

5. Alamiah

Arti Dari Warna
Color

Warna merupakan properti yang melekat pada objek alam tertentu. Dengan kata lain, warna itu sendiri yang menggambarkan bagaimana suatu objek tertentu. Misalnya langit dan laut pasti berwarna biru, daun dan rumput berwarna hijau.

Warna ini membuat kita mengenali dengan mudah objek-objek yang melekat dalam kehidupan kita sehari-hari.

Baca juga: Ukuran Ketebalan Bahan Kertas Dalam Milimeter

6. Struktural

Warna juga bisa berfungsi sebagai pengarah agar para pembaca atau penikmat karya desain melihat informasi-informasi penting yang ingin disampaikan oleh seniman. Dengan warna, informasi dapat diurutkan dengan struktur.

Misalnya, dari informasi yang penting ke informasi yang kurang penting. Warna juga membantu kita untuk membedakan poin informasi yang satu dengan yang lainnya. Seperti contoh warna dalam kalender, yang membedakan hari kerja dengan hari libur. Atau yang bbiasa dilakukan secara manual, dengan menandai tanggal untuk sebuah hari penting.

Tanpa disadari, ternyata warna memiliki peranan yang cukup penting dalam kehidupan kita. Bisa dibayangkan jika kita hanya hidup dalam warna putih atau hitam saja. 🙂

Oleh sebab itu, dalam membuat sebuah desain, ada baiknya tidak asal dalam memilih warna yang akan digunakan. Karena itu dapat mencerminkan arti dari desainnya itu sendiri.

Jika ingin mencetak sebuah desain, pastikan tempat percetakan tersebut mampu mengaplikasikan dengan baik dari desain pada hasil cetaknya. Namun anda perlu juga memperhatikan format desain yang ingin di cetak.

Karena pengaruh format desain ini berpengaruh cukup vital dalam hasil akhir hasil cetak. Itu sebabnya harus di kroscek ulang sebelum dilakukan proses cetak.

Demikian informasi mengenai warna dalam desain dan percetakan digital ini, semoga dapat menambah pengetahuan. Selanjutnya akan dibahas mengenai arti dari warna.

Catatan: Dikutip dari berbagai sumber.

Leave a Comment

error: Content is protected !!