Mesin Printing Kain Berbagai Jenis

Ada beberapa jenis mesin printing kain yang cukup banyak dipergunakan. Ada yang hanya dapat digunakan pada bahan polyester saja, ada juga yang bisa untuk katun. Bahkan ada yang bisa untuk print pada kaos jadi sekalipun.

Prosesnya sendiri ada yang membutuhkan beberapa kali proses kerja, tetapi ada juga yang cukup print saja. Jadi tergantung akan digunakan untuk print apa mesin tersebut.

Spesifikasi dari setiap printer tersebut berbeda, ada yang cukup menggunakan satu mesin saja. Tetapi ada juga yang memerlukan dua mesin untuk proses yang lebih maksimalnya.

Mesin Printing Kain Sublimasi

Pada jenis mesin printing sublimasi sendiri ada dua jenis yang berbeda. Yaitu yang menggunakan metode transfer paper, dan juga print direct langsung pada bahan kain.

Biasanya printer jenis ini digunakan pada bidang konveksi yang memproduksi jersey serta boneka dan handuk. Yang paling banyak digunakan pada bidang konveksi ini adalah printer dengan metode transfer paper.

Hasil print yang menggunakan transfer paper ini lebih bagus dibandingkan dengan print langsung pada bahan kain. Karena warna hasil di bahannya lebih keluar.

Memang proses ini membutuhkan 2x proses kerja, dan dengan menggunakan 2 mesin. Yaitu printer sublime dan mesin hotpress roll. Proses kerjanya yaitu desain di print pada transfer paper.

Setelah di print, kemudian transfer paper tersebut di press pada bahan menggunakan mesin hotpress tadi. Maka tinta pada transfer paper akan berpindah pada bahan. Dan tidak perlu khawatir, karena hasil pada kain sangat tahan lama.

Kalau pada printer yang direct langsung print pada bahan kain lebih mudah prosesnya. Karena bahan langsung dapat di cetak, meskipun selanjutnya tetap menggunakan mesin hotpress. Tetapi untuk hotpress ini sudah menyatu pada mesin digital printing tersebut.

Letak posisi pemanas berada di bawah printernya, jadi tidak terpisah seperti yang menggunakan transfer paper. Dari segi hasil print sendiri memang masih lebih bagus yang menggunakan metode transfer paper.

Itu sebabnya printer yang print langsung lebih banyak penggunanya sebagai mesin cetak spanduk. Lebih untuk pembuatan umbul-umbul pada bidang advertising.

Printer sublimasi yang menggunakan transfer paper sama seperti mesin printing sticker. Perbedaannya hanya pada tinta yang digunakan saja. Karena menggunakan jenis tinta sublime, bukan ecosolvent.

Sedangkan untuk cara kerja proses print sama saja. Untuk hargannya sendiri berada di kisaran 100 jutaan dengan printhead Epson DX5. Lalu harga mesin hotpress berada di angka 95 jutaan dengan ukuran 90 cm.

Kalau harga printer yang direct print langsung pada kain harganya sendiri sekitar 250 jutaan. Tinta yang digunakan tetap sama, yaitu tinta sublime.

Mesin digital printing sublimasi Xuli

DTG

DTG (Direct To Garment) dapat digunakan print pada bahan katun. Dan yang sudah jadi kaos yang dapat di print dengan menggunakan mesin printing ini.

Biasanya sudah tersedia tinta putih, jadi dapat print pada bahan berwarna lebih gelap. Kalau daya tahan hasil cetaknya sendiri tergantung dari kualitas tinta yang digunakannya.

Untuk printer DTG ini di Indonesia ada 2 versi, yaitu yang produksi pabrikan, serta modifikasi. Selisih harga jual keduanya juga cukup jauh berbeda. Kalau pabrikan dengan brand ternama bisa lebih dari 100 jutaan.

Printer DTG modifikasi sendiri untuk harga jualnya mulai dari 5 jutaan hingga belasan juta. Dari segi kualitas memang lebih bagus printer pabrikan, namun bukan berarti yang mdofikasi ini tidak bagus.

Untuk digunakan produksi masih tetap dapat diandalkan, tetapi konveksi besar sendiri lebih banyak yang menggunakan printer produksi import.

Dari segi fisik, untuk printer DTG ini berbeda dengan printer sublimasi. Kalau printer sublimasi umum seperti mesin digital printing indoor bentuknya. Sedangkan DTG flat, berbentuk datar seperti printer flatbed.

Tips Membeli Mesin Printing Kain

Ketika berniat untuk membeli, banyak hal yang perlu diperhatikan agar tidak salah dalam memilih. Jangan hanya terpaku pada hasil cetaknya saja, tetapi juga hal lain yang perlu diperhatikan.

Memang hasil cetak itu penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah layanan aftersales. Mengingat tidak selamanya printer ini akan selalu lancar dalam berproduksi.

Ada bagian dari printer ini yang bersifat consumable, atau ada masa habis pakainya. Jadi ketika dibutuhkan suatu saat tidak kesulitan dalam mencarinya. Dan ketika terjadi kendala mudah mencari teknisinya.

Jaadi selain hasil cetaknya, perhatikan juga layanan purna jual tersebut. Dan akan lebih baik lagi jika mengetahui dimana lokasi service centernya. Agar kedepannya tidak kesulitan ketika membutuhkan bantuan teknis.

Demikian informasi mesin printing kain ini, semoga dapat menambah informasi.

Leave a Comment

Masker Medis 3 Ply Rosby
error: Content is protected !!