Tentang Lagu Plastik – Rahasia

AgungHN – Ini salah satu lagu Plastik yang sudah belasan tahun benar-benar saya nikmati, yang seolah mencerminkan diri saya. Lirik yang ada pada lagu ini memang mencerminkan diri saya, dan mungkin juga banyak orang.

“Simpan saja di dalam hatimu
Tak perlu semua di ungkapkan
Segala apapun yang kau rasakan sendiri
Hanya kau yang rasakan

Lembar kejadian yang telah terjadi
Yang tak semua dapat kau ceritakan

Ada batas yang masih menyimpan rahasia
Kenyataannya tak bisa diungkapkan

Perjalanan dirimu, untukmu
Jadikanlah rahasia simpanlah dihati
Tak semua orang bisa mengerti
Simpanlah ceritamu

Simpan saja di dalam hatimu
Tak perlu semua di ungkapkan
Segala apapun yang kau rasakan sendiri
Hanya kau..

Simpanlah sukamu
simpanlah dukamu
Simpan rahasiamu
Jangan katakan semua yang tak mungkin tuk dikatakan”

Saya sendiri lebih suka menyimpan segala sesuatunya sendiri, entah itu dalam keadaan senang, sedih, tertekan, bahagia, susah, dll. Karena saya menganggap persis seperti sepenggal lirik di atas, bahwa apapun yang saya rasakan, hanya saya yang bisa merasakan.

Saya yakin juga banyak yang memiliki sifat sama seperti ini, yang lebih suka menyimpan segala sesuatunya sendiri, karena saya pernah bertemu dengan orang yang seperti ini juga.

Meskipun banyak juga yang mengatakan kepada saya bahwa hal tersebut tidak baik, karena dapat membuat tertekan. Tapi buat saya pribadi “ahh.. masa bodo” karena apapun yang saya rasakan, tetap hanya saya yang merasakan.

Baca juga : Plastik Band – We Want You Back Alive

Terlebih jika hal tersebut adalah rahasia yang tidak boleh diketahui oleh orang lain “ada batas yang masih menyimpan rahasia”. Persis seperti penggalan lirik tersebut, karena tetap ada batasan hal yang perlu dan tidak perlu diketahui orang lain.

Dari semenjak lulus STM, lalu kuliah, hingga sekarang, saya tetap berprinsip seperti ini. Terkadang memang ada dorongan untuk menceritakan berbagai hal, seperti masalah, kepada orang lain.

Seperti ketika sedang menumpuk pikiran berat, atau sedang mengalami masalah. Namun seolah ada yang menahan untuk tidak menceritakan berbagai macam hal yang sedang saya alami.

Selain itu juga, pasti orang-orang dengan sifat yang sama seperti ini akan berpikir “lu blom tentu ngerti apa yang gw omongin dan gw rasain”. Sehingga jadi akan lebih baik jika menyimpannya sendiri, karena sudah beranggapan orang lain tidak akan mengerti.

Ya itulah yang saya rasakan, karena saya juga menganggap orang lain tidak akan mengerti apa yang sedang saya rasakan. Namun ada yang menjadi ironi pada diri saya sendiri, karena kebalikannya. Banyak teman dan rekan yang suka berkeluh kesah, atau bercerita tentang masalah yang sedang dihadapi.

Pada salah satu lagu Plastik sendiri, juga ada sepenggal lirik yang berlawanan dengan lagu Rahasia ini, yang justru juga saya alami. Pada lagu “Aku Dengar” ada sebait lirik “Katakanlah padaku, cerita-ceritamu..”

Dua hal yang berlawanan menjadi satu, seperti banyak arus masuk tetapi tidak ada arus keluar. Saya yakin, orang dengan sifat seperti yang saya jalani, pasti lebih suka mendengar cerita-cerita orang lain, namun menyimpan ceritanya sendiri.

Memang terkesan agak aneh, tetapi itulah yang saya dan sebagian orang jalani. Yang lebih suka menyimpan segala sesuatunya sendiri selamanya..

Leave a Comment

error: Content is protected !!