Fiber dan CO2 Laser Untuk Kelebihan dan Kekurangannya

AgungHN – Antara jenis fiber dan CO2 laser ada beberapa perbedaan yang cukup mencolok, keduanya juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, fungsinya sendiri sebenarnya sama, yaitu untuk memotong, tetapi spesialisasinya berbeda.

Hanya saja kalo CO2 juga bisa melakukan proses engraving (gravir), sedangkan fiber laser tidak. Untuk engraving dengan fiber ini hanya yang bersifat outline. Yaitu menggores bagian sisi luar dari desain saja.

Banyak yang memperbandingkan kedua jenis laser cutting ini, meskipun peruntukannya tidak sama secara keseluruhan, untuk keunggulan dari keduanya yaitu:

Mesin Fiber Laser Cutting Metal TC
Fiber Laser TC

Fiber Laser

  1. Memiliki kecepatan potong yang jauh lebih baik, serta hasil cutting yang lebih rapi pada bahan metal.
  2. Kemampuan untuk memotong bahan dengan permukaan reflective/mirror, sehingga tidak perlu khawatir pantulan balik dari sinar akan merusak mesin.
  3. Jangka waktu service atau maintenance yang jauh lebih lama dibandingkan dengan CO2 laser.
  4. Penggunaan listrik yang lebih efisien, sebagai contoh untuk memotong bahan stainless jika dibandingkan dengan CO2 laser, maka konsumsi listrik pada fiber laser jauh lebih sedikit.

CO2 Laser

  1. Harga mesin yang lebih murah.
  2. Dapat memotong bahan non-metal, seperti acrylic, atau mdf.
  3. Penggunaan listrik yang lebih sedikit.

Kedua jenis laser tersebut sebenarnya memang beda kemampuannya, jika pekerjaan hanya untuk memotong bahan metal saja, maka akan lebih tepat jika memnggunakan jenis mesin fiber laser, ketimbang menggunakan jenis XO2 laser.

Karena untuk pengerjaan pada bahan metal, hasilnya jauh lebih baik dibandingkan dengan CO2 laser, tidak diperlukan finishing lagi. Selain itu juga, untuk beberapa titpe fiber laser, dapat dipergunakan memotong bahan kuningan, aluminium, dan tembaga.

Mesin laser cutting Oree O-CM 1309
CO2 Laser

Tetapi jika pekerjaan banyak untuk bahan non-metal seperti acrylic, maka akan lebih tepat menggunakan CO2 laser. Hasil potong pada bahan non-metal lebih bagus, namun kebalikannya, jika digunakan untuk pengerjaan pada bahan metal, hasilnya, tidak akan sebaggus menggunakan fiber laser.

Pada tempat jasa laser cutting lebih banyak yang menggunakan mesin non-metal, karena memang harganya lebih murah. Hanya sedikit tempat saja yang menyediakan jenis jasa laser cutting metal dengan menggunakan mesin fiber laser, dan biasanya mereka sendiri sudah memiliki customer tetap.

Baca juga: Plasma atau Laser? Yang terbaik untuk bahan metal

Harga mesin laser cutting

Dari segi harga jual, untuk jenis mesin fiber laser memang jauh lebih tinggi, jika dibandingkan dengan co2 laser, kisaran harganya mulai dari 580 jutaan, hingga lebih dari 1 M, tergantung dari tipe serta power laser, dan laser generator yang digunakan.

Sebagai contoh, untuk yang menggunakan power 700 watt dengan laser generator Raycus berada dikisaran 900 jutaan. Sedangkan dengan power yang sama tetapi menggunakan laser generator IPG sudah lebih dari 1 M.

Informasi lainnya: Mesin laser cutting

Sedangkan untuk harga mesin laser cutting jenis CO2, berada di kisaran 105 jutaan, tergantung dari ukuran area kerja, serta power laser yang digunakan. Harga tersebut untuk yang memiliki bidang area kerja 130 x 90 cm. Sedangkan untuk yang memiliki bidang area kerja 130 x 250 cm berada di kisaran 200 jutaan.

Brand yang ada mayoritas merupakan produk asal China, baik CO2 maupun fiber. Khusus untuk CO2 memang di dominasi oleh produk asal China. Dan kemampuannnya juga cukup bagus, baik itu untuk memotong ataupun melakukan grafir.

Ada beberapa kelebihan dan kekurangan antara fiber dan co2 laser, yang utama adalah, ketika berminat untuk membeli mesin tersebut, pastikan terlebih dahulu kebutuhan untuk pengerjaannya. Sehingga lebih tepat dan sesuai dalam menentukan pilihan, mengingat harga jual yang cukup tinggi.

Leave a Comment

error: Content is protected !!