Ciri-Ciri Virus Corona Dan Gejala Covid-19

AgungHN – Kasus virus Corona Covid-19 saat ini sudah melanda di dunia. Banyak sekali negara yang sudah menyatakan bahwa warganya terinfeksi. Badan kesehatan dunia (WHO) sendiri juga mencatat penngkatan pada sejumlah negara. WHO sudah menyatakan bahwa ini adalah pandemi.

Indonesia sendiri mengalami peningkatan kasus dengan penambahan penderita yang terinfeksi. Meskipun begitu, ada juga kabar menggembirakan dengan adanya pasien yang sudah sembuh.

Lalu bagaimana sih ciri-ciri Corona ini? Dan apa gejalanya? Ada beberapa tanda gejala virus Corona ini pada orang yang sudah terkena. Dan gejalanya ini mirip dengan penyakit flu, sehingga benar-benar harus memberikan perhatian lebih.

Ciri-Ciri Corona

Ada beberapa ciri–ciri Corona yang perlu diperhatikan, dan ketika merasa sudah mengalami semua hal tersebut, ada baiknya langsung memeriksakan diri.

Gejala yang dirasakan pada pasien pada awalnya adalah demam, batuk, pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, letih, dan lesu. Namun terkadang pada beberapa pasien tidak merasakan gejala sama sekali.

Demam Tinggi dan Flu

Salah satu cara untuk memeriksa pasien dengan virus Corona adalah dengan mengecek suhu tubuhnya. Rata-rata suhu tubuh orang normal adalah 37 derajat celcius. Namun apabila terinfeksi virus ini bisa mencapai lebih dari 38 derajat celcius. Biasanya juga akan dibarengi dengan masalah pencernaan.

Sekarang di tempat publik ataupun kantor sudah diantisipasi dengan melakukan pengecekan suhu tubuh. Sehingga apabila ada yang suhu tubuhnya lebih dari 38 derajat celcius, maka akan diberikan perawatan khusus.

Baca juga: Masker Medis 3 Ply Rosby

Batuk Parah dan Kelelahan

Batuk yang tak kunjung henti juga merupakan salah satu gejala awal seseorang terkena virus Corona. Terlebih setelah melakukan perjalanan ke luar negeri atau ke daerah yang menjadi daerah penyebaran virus corona.

Batuk yang sering terjadi adalah batuk kering yang lebih berpotensi menjadi gejala Covid-19. Biasanya batuk terus menerus ketika mulai terpapar virus ini. Dibarengi dengan lemas dan kelelahan semakin menunjukkan seseorang dapat diduga terkena virus Corona.

Sesak Nafas

Gangguan sesak nafas atau dispnea juga menjadi salah satu seseorang mulai terinfkesi virus Corona. Dispnea merupakan kondisi di mana seseorang kesulitan untuk bernapas, muncul perasaan seperti tercekik dan dada terasa sempit.

Tapi bukan semua orang yang sesak nafas lalu dikatakan kena ya. Gejala ini muncul bersamaan atau setelah ciri diatas yang sudah ditulis sebelumnya. Malah ada juga yang tidak disertai dengan batuk ketikan munculnya masalah pernafasan ini.

Jika seseorang mengalami semua gejala tersebut setelah pergi ke daerah yang menjadi penyebaran. Atau jika pernah kontak langsung dengan pasien yang sudah terinfeksi, sebaiknya segera memeriksakan diri langsung.

Baca juga: Telur Rebus Untuk Kesehatan Dan Manfaatnya

Perkembangan Gejala Virus Corona

Pada pasien yang sudah terinfeksi dengan virus Corona ini, ada gejala yang erkembang dari hari ke hari. Sebagai catatan saja, yang ditulis berikut ini dimulai sejak kemunculan gejala, bukan sejak terinfeksi.

Hari 1: Muncul demam tinggi, beberapa juga mengalami kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering secara bersamaan. Ada juga yangg mengalami diare atau mual pada sehari atau dua hari sebelumnya.

Hari 5: Biasanya akan kesulitan bernafas, terutama jika pasien sudah lanjut usia atau memiliki riwayat penyakit lainnya.

Hari 7: Pada hari ketujuh ini, kebanyakan pasien belum masuk dirawat di rumah sakit, dan sebaiknya segera masuk ruang perawatan.

Hari 8: Untuk pasien dengan kasus yang parah mengalami sindrom gangguan pernafasan akut (ARDS). ARDS merupakan sebuah penyakit yang terjadi ketika cairan menutupi paru-paru dan bisa berujung fatal.

Hari 10: Jika gejala semakin memburuk,  pasien harus masuk ke dalam ruang ICU. Pasien yang mengalami gejala ini kemungkinan akan mengalami gejala sakit perut yang parah dan kehilangan nafsu makan. Sebagian kecil meninggal dunia.

Hari 17: Rata-rata pasien yang sudah pulih diizinkan pulang dari rumah sakit, setelah 14  – 18 hari perawatan.

Ciri-ciri Coronna hampir mirip dengan Pneumonia. Namun seorang ahli di Universitas Thomas Jefferson, Paras Lakhani, mengatakan bahwa kondisi pasien yang terjangkit Covid-19 dapat menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu.

Baca juga: 13 Manfaat Jahe Merah Untuk Kesehatan

Langkah Pencegahan

Ada beberapa langkah yang pencegahan yang bisa mengurangi resiko terkena virus ini. Yang sebenarnya sangat mudah saja untuk dilakukan.

Pencegahannya yaitu:

1. Sering mencuci tangan dengan air dan sabun selama 20 detik. Pastikan tangan, jari, dan kuku bersih dari kuman.
2. Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang tidak bersih.
3. Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.
4. Gunakan masker

Orang dapat tertular virus Covid-19 dari orang lain yang memiliki virus. Penyakit ini dapat menyebar dari orang ke orang melalui cairan dari hidung atau mulut yang menyebar ketika seseorang dengan COVID-19 batuk atau bersin.

Virus ini memang sedang melanda dunia, dan Indonesia termasuk yang terkena dampak dari penyebarannya. Namun kita harus percaya bahwa pandemi ini akan segera berlalu.

Ikuti anjuran pemerintah agar penyebaran virus Corona ini tidak semakin meluas. Dan selalu jaga kesehatan.

Leave a Comment

Masker Medis 3 Ply Rosby
error: Content is protected !!