Antara Printhead Epson DX5 dan XP600

AgungHN – Mesin digital printing indoor ecosolvent populer saat ini dengan penggunaan antara printhead Epson DX5 dan XP600. Dan peminat dari printer yang mengggunakan printhead ini juga cukup banyak.

Mungkin sekarang hampir semua brand printer, khususnya asal China, yang sudah memiliki tipe mesin dengan printhead XP600. Dari segi harga jual dan durabilty keduanya juga cukup jauh berbeda.

Sebenarnya ada beberapa perbedaan yang cukup mencolok, namun tidak banyak yang mengetahuinya. Untuk penjelasan antara kedua jenis printhead ersebut akan dicoba tulis sebagai berikut.

Printhead Epson DX5

Printhead Epson DX5 bisa dibilang legendaris, sudah lama dan termasuk yang paling banyak dipergunakan saat ini. Memiliki masa pakai yang lebih lama dibandingkan dengan XP600, namun dengan catatan perawatan yang cukup baik.

Umur masa pakai dari printhead ini biasanya antara 8 bulan sampai dengan lebih dari 1 tahun. Namun tentu kembali dengan bagaimana perawatannya, seperti sering dilakukan cleaning atau lainnya. Karena ada juga yang bertahan selama 1,5 tahun tanpa pergantian.

Kalau dari segi hasil print juga masih lebih unggul, karena lebih halus warna yang keluar. Untuk kecepatan cetaknya sendiri juga lebih baik dan stabil. Biasanya printer yang menggunakan Epson DX5 dari segi fisik lebih kokoh dibandingkan dengan yang menggunakan XP600.

Mesin digital printing yang menggunakan Epson DX5 biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan XP600. Harganya mulai dari 85 jutaan untuk merk asal China. Kalau untuk merk asal Jepang mulai dari 140 jutaan harga printernya,

Sedangkan untuk harga jual dari printhead ini antara 16 juta sampai dengan 22 juta. Sebagai catatan, untuk Epson DX5 ini juga terpisah lagi ada yang lock dan unlock, lalu code 1, code 2, dan code 3. Namun tidak perlu khawatir, biasanya penjual sudah mengerti printhead mana yang digunakan.

Printhead XP600

Printhead XP600
Printhead XP600

Printhead XP600 ini cenderung baru ada di pasaran, mungkin sekitar satu sampai dua tahun terakhir ini. Kebanyakan yang menggunakan printer dengan printhead ini adalah pemain baru. Meskipun ada juga beberapa pemilik digital printing yang sudah lama berjalan.

Salah satu alasan kenapa banyak digunakan adalah karena harganya yang jauh lebih murah dibandingkan dengan Epson DX5. Berada di kisaran 3,5 juta sampai dengan 6 jutaan.

Hasil print juga cukup bagus, meskipun jika dibandingkan dengan hasil print DX5 masih belum bisa sebanding. Begitu juga dengan kecepatannya yang memang masih lebih baik DX5.

Tinta yang digunakan sama seperti DX5, yaitu tinta ecosolvent. Jadi untuk garis besarnya, mesin digital priting indoor dengan printhead ini tetap bisa print pada bahan yang bisa di print dengan DX5.

Daya tahan dari printhead ini sendiri cukup singkat, antara 3 bulan sampai dengan 5 bulan. Bahkan terkadang ada yang lebih cepat dari itu, terutama jika printernya digunakan secara terus menerus.

Kalau harga mesin digital printing dengan printhead XP600 berada di kisaran 70 jutaan. Masih lebih murah dari printer yang menggunakan printhead Epson DX5. Tetapi tentu saja dengan periode ganti printhead yang lebih cepat.

Penutup

Berdasarkan pengalaman dari yang sudah menggunakan printer dengan kedua jenis printhead ini, masih lebih menyukai yang memakai printhead Epson DX5. Karena hasil yang lebih bagus, kecepatan yang lebih baik, serta daya tahan yang lebih lama.

Jika melihat harga jualnya, pada akhirnya akan sama saja, mengingat periode ganti printhead dari XP600 yang lebih cepat. Namun jika terbatas dari segi biaya, maka bisa juga dijadikan pilihan.

Yang terpenting adalah, apapun jenis printheadnya, usahakan dilakukan perawatan secara rutin. Ini agar umur printhead dapat bertahan lebih lama. Biasanya teknisi akan mengajari cara melakukan perawatan pada saat proses training.

Demikian informasi mengenai printhead Epson DX5 dan XP600 ini, semoga dapat membantu.

Leave a Comment

Masker Medis 3 Ply Rosby
error: Content is protected !!